1. Gunakan Mata dan lihatlah kemana Anda akan pergi! Kemampuan yang paling penting untuk menghindari kecelakaan adalah menggunakan penglihatan tidak hanya sekedar melihat kedepan saja, gunakan penglihatanmu secara maksimal.
Lihat segala arah ketika bersepada. Jangan pernah memikirkan yang lain kecuali musuh yakni segala kemungkinan bisa terjadi dimana saja kapan saja.
Berpikir dan menyadari bahwa pantat jatuh lebih dulu, atau yang paling buruk, wajah Anda yang jatuh lebih dulu?!
2. Amati permukaan jalan secara menyeluruh. Djalan lihatlah dengan baik dan benar, seorang pengendara sepeda bisa saja terjatuh buasanya diJalan yang tidak teratur, di permukaan/penutup gorong2, dan semua benda yang bisa dengan mudah membuat pengendara sepeda terjatuh jika dilewatinya.
Jika Anda bisa dengan aman menghindari benda2 itu, hindarilah. Jangan lupa untuk melihat lalu lintas dari belakang Anda. Dengan cara berkendaralah lurus-pegang erat2 stang Anda tapi tetap santai mengikuti rintangan dan membiarkan tubuh bereaksi cepat pada jalan yang tidak teratur itu. Berdiri dan berpikir jernih bagaimana Anda melewati rintangan itu.
3. Bersikap tenang bila di tengah cuaca dalam keadaan huja, atau kondisi licinnya jalan raya, kehilangan traksi sangat mungkin terjadi.
Tenanglah, dan tetap berpikir bahwa jalanan memiliki banyak sisa2 minyak yang masih basah, khususnya ketika ketika hujan tiba, membuat kondisi jalan berminyak dan licin. Ketika bersepeda pada permukaan yang licin, cobalah menjaga posisi sepeda se verikal mungkin ketika melakukan belokan. Jangan melakukan belokan secara tiba2 seperti yang biasa Anda lakukan ketika jalan dalam keadaan kering, lebih baik belok perlahan2 dan sesedikit mungkin, untuk menghindari “slip”.
4. Membelokan sepeda dalam jalan yang bergelombang, melintasi retakan atau pinggiran jalan yang agak parallel dengan arah didepanmu, kemudian memotonglah tegak lurus lakukanlah dengan seaman mungkin. Dengan kata lain, berpikir seperti sebuah kapal yang memotong gelombang. Beloklah kedalam gelombang pada sudut kanan, tidak mengikuti gelombang.
Cara ini akan menghindari bagian depan sepeda Anda, atau ban depan sepeda Anda, menyimpang dari arah gerakan, berusahalah tegak dan jangan duduk.
5. Selalu tempatkan satu jari Anda pada tuas rem. Reaksi mengerem ditunda jika semua jari menggenggam seluruh handgrip, jari akan jauh dari tuas rem.
Kebanyakan pesepeda hanya punya waktu kurang dari satu detik untuk mengerem menghindari kecelakaan. Dengan jari2 Anda tidak pada tuas rem, satu menit akan menjadi dua menit, saat itu sudah terlambat untuk mengerem. Jika jari2 Anda tidak merasa nyaman mencapai rem, ubahlah tuas rem sebagai pilihan alternatif yang membuat jari dapat memegang rem dengan benar.
6. Jika Night-Ride bersepeda dalam suasana gelap. Bersepeda di malam hari, akan lebih baik jika Anda memiliki lampu besar, dan sebuah lampu merah terang di bagian belakang sepeda, tiap lampu dilengkapi dengan baterai penuh.
Jika Anda merasa tidak terlihat oleh mobil di siang hari, dimalam hari akan lebih berbahaya. Usahakan lampu kemampuannya menerangi jarak antara Anda dan kendaraan lain disekitar secara terus menerus, memberi pengendara mobil cukup waktu untuk bertindak dan menghindari sepeda anda.
Pastikan lampu dalam kondisi baik, baik lampu depan maupun lampu belakang, hal ini untuk mencegah mobil langsung belok didepan Anda, atau tertabrak mobil yang sedang atret/mundur mobil.

0 komentar:
Posting Komentar