Senin, 02 November 2009

Review Gowes Curug Panjang

Hari Minggu (1 November) kemaren, kebetulan dapet ajakan dari om Iyunk Rogad untuk nanjak ke Curug Panjang, Bogor. Sebagai nubie, tertarik juga buat ikut, apalagi pernah denger dari Om Asep Kobir, katanya trek dan pemandangan disana lumayan ciamik. Sebelumnya emang udah ada niat buat gowes ke Bogor sabtu (31/10) sore bareng Lita. Akhirnya dipikir2, nanggunglah, ikut ke CP aja sekalian. Perjalanan ke Bogor mah gak usah diceritain, karna penuh romantisme dan butuh waktu 4 jam, gara-gara ujan gede sepanjang jalan..hahaha..

Singkat kata, minggu pagi genjot dari Warung Jambu, janjian di Gadog sama temen2 Rogad. Nunggu sebentar, sekitar jam set8 pasukan ngumpul, dan mulai start ke tujuan. Etape pertama, Tanjakan Gadog-Mega Mendung (kira-kira 5 Km) plus semprotan cumi-cumi (bis AKAP) dilalui dengan mulus. Lanjut dengan etape 2 ke Mega Indah (2,7 Km). sepanjang Etape ini relatif lebih enak dilalui karena emang udah masuk pemukiman, tanpa semprotan cumi-cumi. Kondisi trek nanjak berkelok-kelok, di variasi dengan tanjakan curam yang berkelok juga. Diujung etape, warung makan telah menunggu, sekaligus Om Pri, dan Om bas dan istri yang ternyata telah start lebih awal.

Istirahat sebentar, lanjut ke Etape 3, Mega Indah-Curug Panjang (kira-kira 5 Km). Disini yang ngejebak, baru beberapa puluh meter dari rumah makan, saat bayangan pisang goreng dan teh anget masih terngiang di otak, setelah belokan ternyata menunggu tanjakan berkelok. Nggak panjang siiih, cuma Najis, curam bener, pokoknya mantaaf. Di etape ini, beberapa tanjakan sejenis akan dijumpai, sisanya tanjakan yang agak landai. Di Sepanjang sisi jalan ini juga bakal di hidangkan pemandangan pegunungan yang indah. Dan salah satu keberuntungan gue kemaren adalah berpapasan dengan segerombolan kembang desa yang lagi ngangkat kasur (gag tau dah buat apaan).

Singkat kata lagi, sekitar jam 11.00, akhirnya sampe juga ke tujuan, Curug Panjang. Ternyata bener, tenaga yang terkuras habis buat nanjak, seakan terbayarkan begitu masuk ke wilayah rekreasi CP. Segernya udara pegunungan, ditambah beningnya aer terjun CP seketika me-refresh tenaga dan pikiran yang udah terbuang. Ditambah lagi terhamparnya para pemudi di lokasi pemandian (ini yang wajib) yang saling bercipratan ria (lebaay), bener-bener bikin betah..hehe.. sayangnya, saat itu gue nggak bawa kolor, jadi nggak bisa nyebur.

Istirahat, makan, solat, sekitar jam 13.00 pasukan pun turun gunung. Kali ini lewat jalur yang berbeda. Disini sempat terjadi insiden, saat masing-masing melampiaskan kemarahan atas tanjakan melalui turunan (apa sih?), pas lagi kenceng-kencengnya tiba-tiba portal yang gak begitu terlihat dari jauh, menghadang dengan keadaan tertutup. Semua spontan ngerem, tapi salah seorang teman terlambat ngerem, dan jatuh (yang menurut gue sih) cukup fatal, karena berguling sampe kira2 5-7 meter jauhnya. Tapi gak berapa lama, perjalanan dilanjutkan lagi, terus melalui Taman Wisata Matahari. Di sini gue sempet bertatap langsung dengan seleb, Ramzi dan Primus yang lagi marah2 karena kejebak macet..senangnya.hehe.

Akhirnya, sekitar jam 14.00, rombongan udah sampe di Gadog, dan lanjut makan siang di Sate Pak Kadir. Gue sendiri langsung ngeluncur ke Warung Jambu, karena udah dimasakin ama Camer.. :p

Akhir kata, thanks buat temen2 Rogad buat ajakannya.. tinggal kapan nih jalan ama Rosela'rs?




(/rizal)

Kamis, 29 Oktober 2009

Gowes Hari Sumpah Pemuda '09

Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Begitulah isi dari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang dilantangkan oleh pemuda-pemuda di Indonesia pada jamannya.


Sahabat Rosela sendiri merayakannya dengan gowes bareng di peringatan hari sumpah pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2009. Semangat gowes di hari sumpah pemuda ini diprakarsai oleh Nte Wulan yang mengajak teman-teman Rosela untuk bersepeda ke kantor (B2W). Ternyata hari itu teman-teman Rosela sangat antusias sekali. Bahkan mereka beramai-ramai seragam menggunakan pakaian dan pita berwarna Merah-Putih.


Walaupun beberapa teman-teman Rosela sudah tidak muda lagi tapi semangat pemudanya masih terlihat pada hari itu, ini bisa dilihat dari Babeh Budhi yang juga ikutan memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun ini dengan bersepeda. Begitu juga seorang Ibu muda yang energik Nte Adhe Bee yang sangat meriah dengan kostumnya hari itu :)




Mari pemuda kita kayuhkan semangat Hari Sumpah Pemuda dengan Bersepeda, hehehehe..